CARA KERJA DARI SISTEM KOMPUTER
Tahapan dari cara kerja sistem komputer adalah data
yang telah didapatkan dan dikumpulkan dimasukkan oleh pemakai atau pengguna (brainware)
pada perangkat input (input devices), kemudian dengan metode tertentu
data yang di-input-kan diolah atau diproses oleh perangkat proses (process
devices) dan selanjutnya dihasilkan informasi oleh perangkat keluaran (output
devices). Jadi pada dasarnya perangkat keras (hardware) komputer
dibagi menjadi 3 perangkat utama yaitu input device, process
devices, dan output devices.
Untuk memahami bagaimana siklus dari pengolahan data
pada system computer sebaiknya dipahami dulu apa itudata dan informasi.
a) Definisi Data
Data adalah sesuatu yang belum mempunyai arti bagi
penerimanya dan masih memerlukan adanya suatu pengolahan. Data bisa berwujud
suatu keadaan, gambar, suara, huruf, angka, matematika, bahasa ataupun
simbol-simbol lainnya yang bisa kita gunakan sebagai bahan untuk melihat
lingkungan, obyek, kejadian ataupun suatu konsep.
b) Definisi Informasi
Informasi merupakan hasil pengolahan dari sebuah
model, formasi, organisasi, ataupun suatu perubahan bentuk dari data yang
memiliki nilai tertentu, dan bisa digunakan untuk menambah pengetahuan bagi
yang menerimanya. Dalam hal ini, data bisa dianggap sebagai obyek dan informasi
adalah suatu subyek yang bermanfaat bagi penerimanya. Informasi juga bisa
disebut sebagai hasil pengolahan ataupun pemrosesan data.
Siklus Pengolahan Data
Sistem komputer dalam melakukan operasi pengolahan
data terdiri dari tiga tahap dasar yaitu pemasukan data (input), pengolahan
data(processing), dan mengeluarkan hasil (output).
Untuk melangkah antara tahap satu ke tahap berikutnya pada perangkat keras yang
digunakan (hardware), harus diperintahkan atau dikendalikan oleh pemakai
atau pengguna (brainware), dengan menggunakan operasi atau perintah
tertentu berupa perangkat lunak (software) pada komputer.
Tahap pengembangan dari pengolahan data dasar diatas
yaitu ditambah dengan perangkat penyimpan data atau informasi (storage
devices), dan dibentuk dengan model siklus pengolahan data (data
processing cycle)
Suatu Proses pengolahan data terdiri dari 3 tahapan
dasar yang disebut dengan siklus pengolahan data (data processing cycle).
Tiga tahap dasar dari siklus pengolahan data diatas dapat
dikembangkan lebih lanjut (expanded data processing cycle). 3
tahapan diatas dapat ditambahkan menjadi lebih banyak lagi sesuai kebutuhan.
Input . Tahap ini merupakan proses
memasukkan data ke dalam sistem komputer lewat input device.
Processing. Tahap ini merupakan proses
pengolahan dari data yang sudah dimasukkan yang dilakukan oleh processing
device yang berupa penghitungan, membandingkan, mengkalsifikasikan,
mengurutkan, mengendalikan atau mencari di memori.
Output. Tahap ini merupakan proses menghasilkan
output dari hasil pengolahan data ke output device yang berupa informasi hasil
pengolahan.
Distribution. Tahap ini merupakan proses dari
distribusi output hasil pengolahan kepada pihak yang berhak dan membutuhkan
informasi.
Storage. Tahap ini merupakan proses perekaman
hasil pengolahan ke alat penyimpan (storage device) dan dapat dipergunakan
kembali sebagai input untuk proses selanjutnya. Dua anak panah yang berlawanan
arah menunjukkan hasil pengolahan dapat disimpan atau diambil kembali jika dibutuhkan
untuk pengolahan data selanjutnya.
Peran Operating System (OS)
Dalam peranannya, operating system berfungsi untuk
mengatur dan mengontrol sumber daya yang ada, baik dari hardware yang berupa
CPU, memory maupun disk-storage; Serta software yang berupa program komputer
baik yang dibuat oleh pabrik pembuat ataupun yang dibuat oleh para programmer.
Tanpa sistem operasi, pengguna tidak dapat menjalankan
program aplikasi pada komputer mereka, kecuali program aplikasi booting.
Demikian pula halnya dengan kemampuan komputer yang
bisa dihubungkan dengan terminal, printer ataupun peralatan tambahan lainnya.
Dengan demikian, dengan adanya operating system ini, pemakai diharapkan dapat
memanfaatkan komputer secara maksimal.
Sistem Operasi Komputer menjamin aplikasi software
lainnya bisa memakai memori, melakukan input serta output terhadap peralatan
lain, dan mempunya akses kepada sistem file. Jika beberapa aplikasi berjalan
secara bersamaan, maka Sistem Operasi Komputer akan mengatur jadwal yang tepat,
sehingga sebisa mungkin semua proses pada komputer yang berjalan mendapatkan
waktu yang cukup untuk menggunakan CPU dan tidak saling mengganggu dengan
perangkat yang lain.
fungsi sistem operasi komputer secara umum adalah
sebagai berikut:
1. Sistem Operasi Sebagai Kordinator.
Dalam hal ini sistem operasi berfungsi untuk mengatur
semua aktivitas yang kompleks dari perangkat lunak sistem/perangkat lunak
aplikasi yang sedang dijalankan agar dapat berjalan sesuai dengan urutan yang
benar. Selain mengatur semua aktivitas perangkat lunak, sistem operasi juga
bertugas mengatur/mengelola semua aktivitas yang berhubungan dengan hardware,
baik input device ataupun output device.
2. Sistem Operasi Sebagai Penghubung.
Sistem operasi komputer berfungsi untuk menyiapkan
serta menghubungkan program aplikasi agar dapat berinteraksi dengan perangkat
keras secara konsisten dan stabil.
3. Sistem Operasi Sebagai Pelindung.
Hal ini dimaksudkan bahwa salah satu fungsi atau tugas
dari sistem operasi adalah untuk memegang kendali proses, melindungi file dan
memberi batasan pada pembacaan dan penulisan serta eksekusi data dan program.
Sistem operasi juga dapat berfungsi sebagai pengatur tentang siapa saja yang
dapat mengakses file, program dan sistem yang ada di komputer kita.
4. Sistem Operasi Sebagai Interpretasi (penerjemah).
Sistem Operasi berfungsi sebagai penerjemah
perintah-perintah dan instruksi-instruksi antara User dan Sistem. Sebagai
fasilitas komunikasi yang mudah antara sistem komputer dan User (pengguna).
5. Sistem Operasi Sebagai Server (Pelayan).
Hal ini berarti fungsi dari sistem operasi komputer
adalah untuk melayani segala sesuatu yang dibutuhkan oleh seorang user
(pengguna).
Fungsi Operating System (OS)
Berikut ini adalah beberapa fungsi utama dari Sistem
Operasi:
- Mengelola
sumber daya yang terkait dengan pengendalian perangkat lunak
sistem/perangkat lunak aplikasi yang sedang dijalankan.
- Mempersiapkan
agar program software dapat berinteraksi dengan hardware secara konsisten
dan stabil tanpa harus mengetahui secara detail hardware.
- Melakukan
pengelolaan proses mencakup penyiapan, penjadwalan, dan pemantauan proses
program yang sedang dijalankan.
- Melakukan
pengelolaan data pengendalian terhadap data input/output.
- Melakukan
penerjemahan sebagai perantara komunikasi antara komputer dengan user.
- Mengatur
pembagian dan pengiriman instruksi dari memori utama dan tempat
penyimpanan lain ke sistem komputer.
Tujuan utama Sistem Operasi
1. Mempermudah penggunaan sistem komputer terutama pemrogram.
2. Memberikan layanan bagi program aplikasi untuk memanfaatkan sumber daya
komputer.
3. Mengusahakan agar sumber daya sistem komputer digunakan secara efisien.
Contoh OS : DOS, Windows 95, Windows 98, Windows Me/ Windows
XP
Windows NT/Windows 2000, OS/2, Unix, Linux.
sumber: http://rendymalik29.wordpress.com/2014/01/25/peranan-operating-system-dalam-pengolahan-data-didalam-komputer/